Monday

Manajemen Satu Menit # 10 - TUKANG OJEK YANG PINTAR

(PROBLEM SOLVING AND DECISION MAKING)



Ketika sedang menuju acara selebrasi di hari Minggu awal Juni, isteri dan saya melihat pemandangan yang sangat menarik. Di salah satu ruas jalan di area Gading Serpong, ada razia kendaraan roda dua. Banyak sepeda motor yang dihentikan oleh petugas gabungan Polantas dan security perumahan. Razia ditujukan terutama kepada pengendara dan penumpang yang tidak memakai helm pengaman.

Karena kerumunan cukup ramai, kendaraan kami berjalan pelan. Dari kaca spion saya melihat seorang pengendara berkopiah yang menggonceng ibu-ibu di belakangnya langsung berbelok ke kiri dan masuk ke arah rumah penduduk. Selamat.

Seorang tukang ojek berhelm dan membawa penumpang tanpa helm nekad tetap berjalan lurus menerobos kerumunan tapi memilih di sisi kanan jalan dengan harapan petugas yang berkerumun di sisi kiri jalan tidak sempat memberhentikannya. Ternyata dari balik pohon di sisi kanan muncullah seorang petugas lain dan langsung memberhentikan tukang ojek ini. Kena.

Setelah melewati  kerumunan orang dan sepeda motor yang dirazia, kami melihat seorang tukang ojek lain yang memakai helm beberapa puluh meter di ujung jalan sedang menunggu seorang ibu yang berjalan kaki melewati kerumunan yang dirazia. Melihat kejadian terakhir ini kami serentak tertawa terbahak-bahak. Menyadari kepintaran tukang ojek dalam menyiasati razia di hadapannya. Ia melindungi diri dan penumpangnya dengan meminta peumpang itu turun lebih dulu dan berjalan kaki melewati kerumunan razia. Setelah melewati razia, ia menaikkan kembali penumpang itu.

Pembuatan keputusan yang tepat waktu setelah menganalisa situasi dengan tepat. Tidak setiap orang terlatih dalam membuat keputusan dalam situasi darurat. Saya tidak yakin jika tukang ojek terakhir mempelajari teknik membuat keputusan di sekolah bisnis. Mungkin ia bertindak lebih berdasarkan pengalaman atau instingnya.

Dalam proses pembuatan keputusan di organisasi membuat keputusan tidaklah semudah membuat keputusan di jalan raya. Tapi proses dan alurnya hampir sama.  

Langkah
Pemecahan Masalah
Tahap
Pembuatan Keputusan
1
Mengidentifikasi masalah
1
Membingkai keputusan
2
Menyelidiki berbagai solusi alternatif
2
Melakukan inovasi dan variasi untuk menentukan kebutuhan dan mengidentifikasi berbagai alternatif
3
Memilih alternative
3
Memutuskan dan komitmen untuk bertindak
4
Menerapakan solusi
4
Mengantisipasi berbagai konsekuensi yang mungkin akan timbul dan cara mengelolanya
5
Mengevaluasi situasi
4 & 1
Menangani konsekuensi yang timbul dan membingkai keputusan yang berkaitan

Pemecahan masalah (Problem solving) dan Pembuatan keputusan (Decision Making) yang tepat terbukti dapat meningkatkan profitabilitas (Profitablity), pangsa pasar (Market Share), kepuasan pelanggan (Customer satisfaction), kualitas produk dan jasa (Product and service quality), produktivitas karyawan (Employee Productivity), dst.

Apakah tim Anda dapat mengeliminasi kelemahan yang ada dan memanfaatkan peluang yang timbul ?

Apakah orang-orang kunci dalam organisasi Anda sudah menguasai dan mengimplementasikan proses pembuatan keputusan yang tepat?

LV09062015



About Stephanus Tedy

About Stephanus Tedy

Visitor Counter

Copyright © 2004-2024